31 Juli, 2010

Di suatu siang yang cerah menuju sangat terik dan tidak ada kegiatan, aku iseng bikin donat. Resepnya hasil googling, karena nyari yang super gampang dan nggak ribet. Akhirnya, berjodohlah dengan resep ini. Gampang, murah, meriah, dan enak! Terbukti dari orangtuaku yang jarang memuji, mereka bilang ENAK! uhuuiii... girang seperti anak TK yang dibeliin pensil warna merk LUNA! (jamanku dulu sih merk ini trend banget. gak tau sekarang...).


Ini dia resepnya.


SIMPLE DOUGHNUT'S RECIPE

½ kg terigu
½ bks ragi instan 11 gram
200 cc air hangat (dicampurkan dengan ragi nya)
3 sdm mentega
4 sdm gula pasir
2 sdt garam
2 butir telur
3 sdm susu bubuk/susu kental


CARA MEMBUAT:

kocok telur. kemudian masukkan gula pasir, garam, susu, mentega, terigu. aduk rata. kemudian masukkan air ragi, uleni hingga kalis. diamkan dalam wadah yang tertutup selama 20 menit hingga mengembang (tutup aja pake serbet bersih...)
.
Setelah 20 menit, ambil adonan kira-kira 1 sdm, lalu bulatkan. kalau sudah selesai, seluruh adonan didiamkan lagi 20 menit, ditutup serbet lagi. oh ya, taruh bulatan2nya jangan terlalu rapat, karena akan mengembang lagi. jangan lupa wadahnya ditaburi terigu, supaya nggak lengket.
.
Setelah 20 menit kedua... mulai deh digoreng. sebelum masuk ke penggorengan dengan minyak panas dan banyak, buat lingkaran di tengah adonan dengan tangan supaya benar2 seperti bentuk donat (jangan dibuat setengah lingkaran, nanti disangka pastel).
.
goreng dan balik sesekali. kalau sudah kecoklatan, angkat, dan tunggu panasnya hilang. untuk pemanisnya, kalau saya sih cuma masukin gula halus setengah bungkus ke plastik bersih, masukkan donatnya, plastik ditutup, lalu dikocok-kocok. langsung bedakan deh donatnya.





Oh iya, berhubung ini baru percobaan (jadi beresiko tinggi menghadapi kegagalan, meski kadang kenyataan tidak sama dengan harapan *???*), aku cuma pake setengah resep. Jadi bahan diatas dibagi dua. Terigu 1/4 dan telur 1 butir. Tapi hasilnya lumayan banyak, sekitar 30 donat mini (emang daus doang yang mini?). Alhamdulillah tidak gagal (seperti percobaan2 dapur lainnya).


Sepuluh donat mini ini (diulang: emang daus doang yang mini?) juga menjadi teman nonton film  Sorcerer's Apprentice  bersama dua orang teman. Mereka bilang sih enak, semoga ini jujur dari dalam batin mereka. Semoga.

6 komentar

hipotesa pertama:
stelah nyokap lo nyobain, apa lo perhatiin dia pergi kmn???
hipotesa kedua:
persediaan introstop dirumah lg byk
hipotesa ketiga:
wkt bilang "enak", mungkin nyokap lo sedang dibawah pengaruh alkohol.

Hahaha :D, just kidd neng flora. boleh dicoba deh nanti resep nya. laen wkt buatin saya juga dong, wkt dulu kan udah pernah buatin pisang goreng..:D

REPLY

btw gbr nya donat nya asli ato hsl googling juga tuh??? Hhaa..

REPLY

boleh nyoba

REPLY

indra: di 2010 ini, saya menganggap pisang goreng dan hasil karya dapur lainnya masih menjadi momen2 penting dari sebuah perjamuan. btw dari rona mata nyokap gue, kayaknya kali ini dia jujur! hehehehe... dan donat itu hasil googling tentunya. itu sih donat yg sebijinya mahal ndrooo... :D

REPLY

wah klo begitu boleh dong jika ada kesempatan gue dijamu dengan segala hasil mahakarya dari tangan2 terampil lo. Kali aja dengan begitu gue jg bisa sekalian belajar akting supaya bisa jd bintang iklan introstop, diapet, tai pin san, serta produk minyak angin.
Hehehe..:D

REPLY

terimakasih karena anda ikut menyukseskan program "gunakan pencahar perut buatan dalam negeri". gue baru inget kalo pisang goreng tempo hari, gue kira gue menaburinya dengan gula halus saja, ternyata ada tambahan taburan kapur semut di beberapa spot. tapi ambil sisi positifnya, aura anda bersinar dan kini anda menemukan tambatan hati! hehehe... :D

REPLY

Cerita Nengflora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates