15 Januari, 2014


Salah satu tempat paling heits buat jalan-jalan di Bandung, gak lain gak bukan adalah Lembang. Dingin, adem, pemandangan hijau, dan banyak kulinernya! Kali ini saya dan adek niat jalan-jalan ke Observatorium Bosscha di kawasan Lembang. Adek saya sebenernya agak males-malesan, cuma kakaknya aja yang semangat kayak baru naik gaji jadi 25 juta. Sebagai gadis yang tumbuh besar di era Petualangan Sherina, agak katrok ya kalo seumur-umur belum pernah ke tempat Saddam dan Sherina berpetualang. Jadi, ayo let's go!

Berdasarkan kata orang dan info di website bosscha.itb.ac.id, ke Bosscha itu harus daftar dulu. Okei, sayapun daftar untuk berdua di suatu hari Sabtu. Eh, dapet email balasan kalau tiket bisa langsung dibeli aja di lokasi dan nggak perlu daftar. Harga tiketnya @Rp 7.500.


Sempat agak bingung juga, mengenai arah Bosscha. Katanya bapak Security sebuah hotel, ikutin aja jalan ke arah Lembang, terus kalau lihat belokan di sebelah kanan, langsung masuk. Sempet terkecoh dengan belokannya, karena nggak banyak petunjuk jalan. Saya sih cuma ikutin insting, karena di sepanjang jalan, hanya itu satu-satunya belokan/pintu masuk. Pokoknya belokan ini nggak jauh dari Cannes Resto, kalau ke arah pasar buah Lembang, belokannya ada di sebelah kanan. 

Begitu masuk, kok agak sepi ya jalanannya? Tapi ternyata makin lurus, kita ngelewatin perkampungan dan sekolah, dan pemandangannya kereeeeen! Makin lurus, baru deh ada pintu masuk Observatorium Bosscha. Begitu masuk, kita bisa langsung parkir dan beli tiket. Areanya bersih, rapi, tenang dan asri banget. Nyenengin :)


Agaknya website Observatorium Bosscha kurang diupdate deh. Di situ tulisannya, jam buka untuk umum di siang hari mulai pukul 9 pagi sampai jam 1 siang, tanpa keterangan lanjutan mengenai program apa aja di sana. Pintu dome tempat peneropongan juga dikunci. Trus, ngapain dong di sini? 

Eh ternyata, ada 2 kegiatan yang bisa dilakukan di sini, dan kita berdua enggak tahu. hahaha. Yang pertama adalah mendapat penjelasan dari ahli astronomi dan melihat langsung teropong di dalam dome nya. Si bapak menjelaskan sejarah peneropongan bintang Bosscha, juga cara kerja teropongnya. Kegiatan kedua adalah penjelasan di ruang multimedia mengenai benda-benda langit.



                                   
Pas masuk ke dalam dome, waaah, tempatnya kokoh dan unik! Di dalamnya ada teropong super besarrr dengan berat ratusan ton. Atap dome nya juga bisa berputar lho! Di situ kita terkesima dengan konstruksi dome dan juga peneropongnya. Bayangin, keduanya udah berumur puluhan tahun, tapi kokoh dan masih bisa dipakai dengan optimal! Wuih, kalo datengnya malem-malem (sesuai jadwal), pasti tambah seru ya, bisa sekalian lihat bintang-bintang! 

Sedikit tips, sebelum ke sini, cek terlebih dulu jadwal kegiatan di ruang peneropongan dan juga ruang multimedia.Berdasarkan info, pengunjung bisa datang di jam 9 pagi, 12 siang dan 3 sore untuk mengikuti 2 sesi yang waktunya sekitar 1 jam. 


 Wah asli, sampe sini saya berasa kembali jadi bocah. Maklum, pemahaman saya minimmmm banget soal astronomi, langit, peneropongan, dan lainnya. Yang saya tau cuma astrologi *eh. Gak salah kalo akhirnya ini jadi tempat yang menarik banget. Gimana kalo peneropongnya mengarah ke matahari yang panas banget? Terus Bandung makin maju, banyak lampu, ganggu aktivitas peneropongan nggak? Istilah bintang jatuh itu sebenarnya apa sih? dan segala ke-kepoan a la bocah yang nggak tau apa-apa :P

Saat ke sini, saya dan adek naik motor dari kontrakannya di kawasan Sukajadi sekitar 20 menit. Tapi bisa juga kok kalau naik kendaraan umum. Naik angkot sampai ke terminal Ledeng, kemudian dilanjut angkot jurusan St.Hall - Lembang dan turun di pintu gerbang. Plus olahraga sedikit, karena harus jalan kaki sekitar 800 meter. Ada ojek juga kok di situ.


Keluar dari sini, lagi-lagi pemandangan yang cantik, adem, angin sepoi-sepoi bikin saya betah. Ahhh, di sini nyaman banget! Sayang karena adek saya udah lapar dan kakaknya udah menjanjikan makan di kawasan Dago, kita buru-buru cabcus deh. Tapi bolehlah ke sini lagi, kalo ada jadwal kunjungan malem! :)

Observatorium Bosscha, FMIPA Institut Teknologi Bandung
Lembang, Bandung 40391 Jawa Barat, Indonesia
No Telp./Fax.:  +62-22-2786001

3 komentar

Thx infonya
Smakin pengen kesana :)

REPLY

Klo cuma no foto2 di luarnya hrs bikin janji dl g sih mb?

REPLY

Halo mba Susanti, kalau datang di hari biasa dan hanya foto-foto di depan cukup beli tiket aja mba :)

REPLY

Cerita Nengflora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates