28 Desember, 2015

Kelar baca artikel buatan teman saya di DetikTravel, rasanya langsung kepingin banget nyobain Bed & Breakfast di Bandung. Setelah Googling lagi, hati tertambat di salah satu BnB, namanya Rumah Kiboku di Jalan Dago Golf. Yeayy masih ada kamar kosong dengan 2 bed untuk tanggal 24 – 26 Desember 2015, dengan tarif Rp 300.000/malam. And here’s the review…

Dari pool X-Trans Travel di RM Oncom Raos Cihampelas, saya dan sahabat saya, Esti kira-kira butuh setengah jam lah gitu ke Rumah Kiboku. Ke arah Dago Atas cukup macet, tapi ya selaw aja karena kami naik motor pinjeman selama di Bandung. Ternyata Rumah Kiboku ini strategis bangeet. Nggak jauh dari simpangan ke Taman Hutan Raya Ir. Juanda, dan belokan ke The Stone Café. Lokasinya persis di pinggir jalan, dan dekat dengan Warung Laos. Jarak ke tempat yang lagi hits macamnya Tebing Keraton dan Cafe D' Pakar pun nggak terlalu jauh.

Kesan pertama saat masuk: nyaman ih! Tenang dan interiornya cukup kekinian. Kamar penginapannya terpisah dari ruangan depan. Jadi begitu masuk, kita turun tangga dulu baru sampai di kamar. View Kota Bandung terlihat dari sini, dan udaranya sejuuuuk. Staff nya juga baik-baik dan informatif. Pas nanya arah kiblat, saya malah dipinjemin sajadah. Uhuy! 


Kami menempati kamar 202. Rasanya ini kamar ter-asik di Rumah Kiboku, karena letaknya di pojokan, nggak dilewati orang lain. Favorit saya duduk di balkonnya sambil ngemil atau makan ngobrol dan ditemenin semilir hawa dingin. Pemandangan ijo-ijo plus kawasan pemukiman berganti jadi cahaya-cahaya lampu saat malam. Nyesel banget nggak bawa novel, koran ataupun majalah, karena balkon ini enak bangeet buat baca buku. Kalau disediakan bacaan, pasti tambah asik nih.

Kamarnya gimana sis? Cukup nyaman buat berdua. Kasur empuk, selimut enak, pas banget buat saya yang play hard molor hard, alias nempel molor haha. Kamar mandinya cukup besar, ada wastafel dan pilihan air dingin dan air panas, serta sudah disediakan handuk. Pintu nya full kaca dan ditutup gordyn. Kekurangannya: Nggak ada gantungan baju. Sayangnya di sore hari pas kami sampai, tetangga nya Rumah Kiboku lagi bikin apaaa gitu dan banyak pekerja laki-lakinya. Jadi suaranya agak bising, dan saya nggak bisa leyeh-leyeh di kamar sambil buka tirai. Untungnyaaaaa tanggal 25 dan 26 nya bapak-bapak ini pada libur. Hehehe.


Urusan minum terjamin karena di area tengah ada meja makan dengan galon, kumplits dengan teh, kopi, gula dan cangkir. Sarapannya disediakan nasi goreng + irisan tomat dan mentimun + tempe garing + kerupuk + bawang goreng + telur dadar. Rasanya enakk dan cukup bangets, tapi di hari kedua menu nya persis sama. Antusiasmenya berkurang euy. Hehe. Ada juga roti bakar plus selainya, mungkin untuk Anda yang perutnya gampang kenyang, heuheu.

Rumah Kiboku punya 7 kamar. Lupa sih nama-namanya, yang jelas ada kamar standar tanpa balkon, ada kamar dengan balkon dan sofa, ada juga kamar dengan balkon kayak saya (Rp 300.000/malam saat libur). Family Room nya menarik dehh, ada 2 bed king size dengan balkon lebih luas dan nggak menyatu dengan kamar lain. Harganya di akhir pekan Rp 500.000. Boleh ih kapan-kapan dicoba bareng keluarga atau temen-temen!

Rumah Kiboku
Jalan Raya Dago Golf No. 2B, Cibeunying Kaler, Bandung 40135
No Telp: 022-2517583


 Ulasan tentang Bandung lainnya:
Mengunjungi Tebing Keraton Naik Motor -- klik di sini
Petualangan Deg-degan Makan Malam di Punclut -- klik di sini
Makan Siang Cantik di Cafe D' Pakar -- klik di sini
Lebih Dekat dengan Hewan Buas di Kebun Binatang Bandung --  klik di sini
Makan Malam Ala Mahasiswa di Warung Misbar -- klik di sini
Lihat Pembuatan Tahu Lembang, Salah Satu Tempat Seru di Lembang -- klik di sini
Belanja di Pasar Buah Lembang, Lengkap dan Segar! -- klik di sini
Ke Observatorium Bosscha, Jadi Inget Petualangan Sherina -- klik di sini

Cerita Nengflora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates