25 November, 2016



Luggage tag bisa juga dijadikan souvenir yang murah, unik dan personal. Sejauh yang saya amati di Instagram, luggage tag atau ‘tanda bagasi’ ini belum umum ditawarkan oleh penjual-penjual souvenir. Lagipula, sepertinya luggage tag ini pasti kepake. Jadilah luggage tag ini sebagai ide untuk souvenir acara silaturahmi keluarga dan pengajian pra nikah.


Hari gini, kayaknya kurang lengkap ada acara tanpa souvenir dan buah tangan. Kebetulan, insya Allah sebentar lagi, akan ada acara pra nikah sederhana antara keluarga eike dan si bos, plus acara pengajian yang akan dihadiri oleh tetangga. Yang terpenting, souvenir ini cocok untuk laki-laki dan perempuan. Selain itu juga harganya harus masuk di selipan-selipan kantong ane. *maklum, kantong utama sudah terkuras shaaaay uhuk uhuk*. Kan seru yess kalo ada souvenirnya, nggak hanya kue aja. Dengan budget dan waktu terbatas, dimulailah pencarian ini. Uhui.


Foto: http://mewalik-jaya.blogspot.co.id/

Ide pertama adalah: bibit okra. Saya ingin sekali menjadikan bibit okra ini jadi souvenir. Ada beberapa alasan personal, yaitu sejak pensiun, ayah saya rajin menanam, salah satunya okra. Pohon okra nya tumbuh subur sekali, dan buahnya turut dinikmati orang-orang di sekitar rumah dan informasinya meluas ke bahkan orang sekomplek yang nggak dikenal. Jadi nambah temen deh. Selain jadi bahan pangan yang gampang dimasak, okra juga banyak manfaat baik untuk tubuh. Okra ini juga akrab sekali di lidah keluarga ayah saya (Bima). Plus, menanamnya gampang banget! Untuk jadi souvenir, bisa dikemas dalam pot mini (@ Rp 800 di toko pot grosir di Bekasi), diberikan instruksi cara penanaman, ataupun dimasukkan dalam paperbag kecil. Ih lucu dan bermanfaat ya! Sayangnya belakangan okra nya lagi menurun kualitasnya, mungkin karena faktor cuaca. Jadilah si biji okra/bibit okra gagal untuk diberikan. 

Opsi kedua adalah saputangan handuk dengan bordir nama kami. Kalau di Tokped, saputangan handuk 30 x 30 polos harganya sekitar Rp 4.000. Kalau yang bordir mungkin sekitar Rp 6.000. Saputangan handuk yang sehari-hari kita pakai ya, bukan yang tipis dan kecil seperti yang banyak dijual dan dibentuk lucu-lucu itu. Ini pasti kepake deeeh. Tapi… souvenir ini sudah digunakan saudara saya sebelumnya. Hmm kan ga asik kalo souvenirnya sama, hehehe.


foto: http://www.tatomi.net/

Benda ketiga saya incar adalah frame foto 3R. Kalau ambil grosir atau lusinan, harganya sekitar Rp 7.000 satuannya. Yang saya pengenin adalah kertas di dalam frame nya diisi nama saya dan si bos, serta dituliskan acaranya. Kan biasanya gambar pantai, foto bule, ataupun tulisan ‘Sweet Memories’ yaa haha. Tapi kira-kira bisa nggak yaa kalau tulisan dan kertas default itu diganti oleh pihak penjual, baru kemudian dibungkus plastik? Huntingpun dimulai. 

Gak lama setelah hunting, saya galau. Penjual incaran saya ini letaknya di Cikarang (pabrik-bingkai.com). Biarpun saya tinggal di Bekasi, tapi Cikarang itu jauuuh kayaknya dan PR banget, nggak beraktivitas di Cikarang dan harus khusus kesana (di cek di Google maps 30 km). Opsi kedua adalah dikirim. Tapi frame itu cukup berat (karena kayu) dan riskan pecah (karena kaca). Packingnya harus berlapis kayu, jadi pembungkusan dan ongkirnya jadi mahal. Saya belum tanya siih, kertas dalamnya bisa di customize apa nggak, tapi melihat benda ini riskan dikirim, jadinya semangat mengkerut. Pencarian saya memang hanya sebatas Googling, kayaknya nggak sebegitu-niatnya nyari souvenir, cari ajaaaa di internet, beres. Hahaha.

Wohkeh, mari cari lagi!


Saya jadi ingat, beberapa minggu sebelumnya seorang teman kerja memberi oleh-oleh luggage tag dari Bali. Saya sih seneng, karena memang hampir semua tas saya, baik koper, ransel ataupun tas sehari-hari juga diberi luggage tag. Seru aja kayaknya dan nggak akan ketuker. Naah, ide keempat adalah jadiin luggage tag sebagai souvenir. Apalagi produk ini bisa dipakai laki-laki dan perempuan. Kemudian saya cari-cari di Tokopedia, ketemu lah sama penjual luggage tag, namanya Ali Supplier (klik di sini untuk link nya).

Harga luggage tag ini Rp 3.500 (pembelian di bawah 100 pcs). Karena konsep acara saya (silaturahmi dan pengajian) sederhana sekali, saya pesan 60 pcs, itupun sepertinya kebanyakan. Pilihan warnanya banyak, tinggal pilih deh. Sebetulnya bisa dikasih sablon, tapi minimal 100 pcs. Tambahan sablon (kalau nggak salah) Rp 500 satuannya. Pilihan warna nya banyak, saya pesan merah, gold, bening, abu-abu dan hitam (yang gold oke lho). Sayangnya, bahannya bukan yang elastis, melainkan kaku. Iyasih, saya cari-cari di Tokped yang elastis di atas Rp 10.000, itupun ada gambarnya. Yasyudahlah.




Karena nggak memungkinkan untuk disablon, akhirnya tulisannya saya buat di kertas aja. Saya buat desainnya di Canva.com, lalu saya pindahkan ke Ms.Word. Satu lembarnya bisa untuk 9 kotak. Supaya tebal, di print di atas karton. Alhamdulillah di kantor ada percetakan bahan training, saya print di situ. Total print warna di atas kertas karton Rp 30.000, sudah termasuk diguntingin.

FYI, karena ini luggage tag kaku, jadi PR banget kakakkkk masukin kertasnya, agak keras! Tapi dalam 1 jam kelar sih, saya melakukan ini sambil ngegowes di sepeda statis, jadi gak begitu berasa. Tools tambahannya adalah penggaris, biar lurus masukin kertasnya. Setelahnya, tangan agak ledes. Hehehehe.



Terus packagingnya apa? Yang paling cocok sih plastik atau kain tile. Tapi saya kepinginnya bisa ditenteng, dan tentengannya bisa digunakan lagi. Sayapun pesan tas spunbond ukuran paling kecil, 20 x 26 cm. Ini kegedean bangeeet buat luggage tag, tapii di waktu singkat ini akuh tidak menemukan ide lain yang lebih baik dan cepat. Hahaha. Harga tas ini Rp 19.500 untuk 20 pcs. Belinya dimanaaa? Di Tokped, toko Ayogrosir.




Sebetulnya Ayogrosir ini punya toko di Jatinegara, ataupun bisa pesan langsung di website nya tanpa lewat Tokped. Tapi, website nya bikin adek mengkeret, bang, baca ‘Cara Pembelian’ yang galak banget. Hahaha. Padahal harga di web lebih murah, Rp 17.000/isi 20. Gara-gara buka Ayogrosir, jadi tahu kalau tas spunbond itu lucu-lucu dan banyak varian bentuknya. Bahkan tas ini juga bisa jadi souvenir, tinggal dilipat dan diikat pita, ataupun buat packaging buah tangan/dus kue (aha! ini ide ke 5). Harganya Rp 25.000 isi 12. Murah yaaa!

foto: ayogrosir.com

-------------------------------------------------

Jadiii, berapa biaya yang dikeluarkan untuk souvenir luggage tag?

Luggage tag: Rp 3.500 (Ali Supplier – Tokopedia, plus ongkir Rp 7.000)
Print tulisan: Rp 30.000
Tas Spunbond: Rp 58.000 (Ayogrosir – Tokopedia, plus ongkir Rp 7.000)
TOTAL: Rp 312.000 (untuk 60 souvenir, @ 5.200)


Tambahan:

 -  Ini bukan promo tokped, beneran saya hobi belanja di tokped, ga ribet dan bisa bandingin harga. Hehehe *tapi siyap lho kalau mau dikontak Tokped hwahahaha

- Setelah luggage tag nya siap, baru ngeh kalau ada saudara yang punya toko frame foto! Plus menerima jasa customize frame foto seperti yang saya mau. Toko nya di Bogor, tapi kan saya sering ke Bogor. Hwahahahahahaha, hiks. *nangis di bahu fedi nuril *ditabok istrinya


Okeee, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa nambah-nambah ide :)

Cerita Nengflora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates