23 Januari, 2017


Liburan ke Tebing Breksi Sleman Yogyakarta

Setelah menghabiskan malam di Jogja dengan menatap wajah mas Agus yang tegang, paginya saya dan Esti siap-siap ke Tebing Breksi untuk menunaikan itinerary yang belum terlaksana. Untungnya menginap di hotel di Sleman, jadi hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk tiba di Tebing Breksi. Bukan, 30 menit bukan karena jauh. Tapi karena pembaca peta yang duduk di belakang saya suka telat ngasih tau kapan harus belok. Hahahaha.

Perjalanan ke Tebing Breksi mulus sekali seperti paha model di channel Starworld. Apalagi dibandingkan dengan ke Tebing Keraton, wuuuuhhh itu sih lumayan banget buat mbak Plora yang hanya seorang nubie di bidang roadtrip. Ke Tebing Breksi jalanannya rapi dan tidak menemukan kesulitan berarti. Yang agak effort adalah ada tanjakan yang panjaaaaang. Pas naik sih gak masalah, namun saat pulang dan jalanan menurun, motornya bunyi-bunyi terus tiap di rem. Hahaha.

Meski sudah lewat waktunya sunrise, tapi pagi itu matahari matahari agak terlambat diskonnya munculnya. Jadi kami masih bisa menyaksikan pemandangan terbitnya matahari yang ciamik, kabut, hingga siluet dari kejauhan yang mirip dengan punthuk setumbu. Cakep yak!

Dari atas Tebing Breksi, kami bisa melihat Gunung Merapi dari kejauhan. Ada juga candi Prambanan dan candi Ijo yang Nampak dari tempat saya berdiri. Aktivitas landing dan take off pesawat di Bandara Adi Sucipto juga seru dilihat dari sini. What a perfect morning!

Di lokasi yang disebut-sebut sebagai salah satu destinasi instagramable ini, banyak papan peringatan yang lucu, bikin mesam mesem sekaligus sindiran buat pasangan yang hobi mojok di berbagai spot Tebing Breksi. Rasanya pengen sentil-sentilin jakun bocah abege yang khusyuk banget peluk pacarnya. Masih pagi woooii!

Selain buat pacaran, hahaha, bukit kapur ini juga sering dipakai untuk foto-foto. Dari yang narsis doang sampai yang lebih serius. Di sini juga ada semacam amphiteater, seru bangeeeet pasti kalau ada acara. Wishlist selanjutnya adalah bisa kesini lagi saat sunset. Pasti baguus. *terharu. Kalau ke sini saat weekend, sebaiknya pagi-pagi ataupun sore banget. Karena sekitar 1 jam kemudian, Tebing Breksi kedatangan banyak rombongan yang heboh dan mengurangi kesyahduan. Panasnya terik banget juga. 



Tak dinyana, Af mengingatkan saya kalau pagi ini masih ada satu tempat dalam itinerary untuk dikunjungi. “Pagi ini bukannya kamu mau ke desa teletubbies?”. Wow, abang keselek apa? Tumben-tumbenan inget yang beginiii *nangis di bahu fedi nuril *woi suami orang woi.

Rencana ke desa Domes/Teletubbies luntur karena saya laper. Hahaha. Harus balik kehotel, karena ya kaaaan kita punya jatah sarapan. Sebagai gantinya, habis makan jadilah saya dan Esti berenang aja di hotel.

Setelah check out yang mepet hampir jam 12, kamipun makan siang di Gudeg Yu Djum di jalan Wijilan, dilanjut belanja di Pasar Beringharjo. Lebih tepatnya borong sih, karena tiba-tiba diminta beli kemeja seragaman untuk nikahan saya. Wooooh nikahaaaaaan, jadi inget lagi deh kalo hari H tinggal menghitung hari *lupa gara-gara liburan hihihi.


By the way, sebelum pulang dengan kereta api di Stasiun Tugu, kami beli bekal makanan dulu di dekat area Pasar Kembang. Kami beli paket ayam keprak komplit (Rp 19.000) daaan surprisingly ngeunah! Ayam gorengnya empuk dan gurih, sambel bawangnya dikemas rapi anti tumpah dan sedep banget, kering ubi nya enak, plus tempe tahu dan urap yang nggak pelit porsinya. Namanya Pecel Bledek Madiun (Jl. Jlagan Lor No. 16, depan Hotel Perdana). Worth to try buat yang pengen makan kenyang ataupun bekal buat di kereta.

Daaaaan, liburan ditutup dengan tiba di Stasiun Senen, diusir-usir petugas untuk langsung keluar stasiun (dilarang duduk! Yahilah, kita berasa penumpang gak beli tiket), dan pulang dengan masuk angin karena jam 2 malam tidak ada kursi jadi duduk di ubin. Hahaha, aduuh gini-gini amat deh yaa stasiun ibukota kita :') Tapiii tentu saja bersyukur karena wishlist 'jalan-jalan sama sahabat sebelum menikah' sudah terlaksana. Ternyata menyenangkan sekalii :)

Cerita Nengflora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates