24 Februari, 2017

Itinerary Honeymoon Hemat dan Seru di Bandung

Bandung memang kota bersejarah buat saya dan Afid. Kami pertama kali ketemu di kota ini, dan selama 3 tahun pacaran juga banyak tempat di Bandung yang memorable. Yaa emang kita anaknya suka flashback sih yee, jadi pernah jalan kaki dari ITB ke pujasera Imam Bonjol aja keinget terus deh.

Honeymoon ke Bandung sebetulnya opsi terakhir, setelah sebenarnya sampai H-1 minggu saya masih pengen banget ke Bali atau Malang. Itinerary ke 3 kota itu sudah rapi, berikut perhitungan biaya. Karena faktor jatah cuti Afid yang Cuma 3 hari dan kayaknya kita masih ngos-ngosan keluar uang banyak untuk acara nikahan, yasyuuud lah kita cabcus ke Bandung aja. Selain dekat, Bandung juga paling ekonomis. Makin sip di kantong lagi karena bantuan 3 hal: voucher menginap hotel, pinjaman mobil orang tua, dan Traveloka. Hahaha.
Sebetulnya perjalanan ke Bandung ini lebih cocok disebut liburan. Sepertinya honeymoon identik dengan ‘kebanyakan di kamar’, kalo kita seimbang juga dengan jalan-jalannya. Bener-bener kayak masih pacaran, bedanya sekarang udah pulang bareng sama si abang, bukan pulang sama abang Grab atau Gojek. Wkwkwk. 


HONEYMOON DAY 1: Hotel Santika Bandung, Jonas Photo, Balista Sushi

Lucky us karena dapat pinjaman mobil solar 2500 cc untuk ke Bandung. Dari berangkat sampai tiba di rumah, kami hanya keluar bensin Rp 250.000, itupun kondisinya full tank saat serah terima kunci lagi. Ihiy banget kan yah.

Nginep di Santika Bandung 1 malam, dengan alasan: teteh plora punya poin kartu Santika Important Person yang bisa ditukarkan dengan menginap harateys di Hotel Santika/Amaris seluruh Indonesia. Sebetulnya bisa untuk beberapa malam, tapi hanya dipakai 1 saja karena pengen ganti suasana ke Lembang. Karena lokasinya strategis, kita jalan kaki santai di jalan Riau dan berlabuh di Photo Box Origami di Jonas Photo jalan Banda. Foto 2 lembar ukuran A4 8 pose Rp 40.000, setelah itu makan di Balista Sushi di sebelah Jonas. Kami agak terheran-heran dengan betapa sepi nya jalan Sumatra – Riau – Banda di Minggu malam, karena biasanya kan macet yaaaaa, apalagi Jumat Sabtu! Jadilah malam itu kami jalan kaki lagi ke hotel dan seperti 2 orang pulang pacaran malem-malem di jalan yang syepiii.

 Caramel pudding di Hotel Santika Bandung yang enak bangets!


HONEYMOON DAY 2: BIP, ITB, Green Forest Resort, Maja House

Lalu lintas Bandung bersahabat sekali selama kami di Bandung. Ehm, mungkin faktor ‘sedang berdua’ juga yee, jadi apa-apa terasa nikmat. Hujan oke, panas oke, macet oke, lancar oke. Hahaha. Setelah check out dari Santika Bandung, kami mampir ke Factory Outlet seberang BIP, sempat masuk BIP, dan kemudian makan siang di Pujasera seberang BIP. Penganten baru mah gituuu, ke pujasera aja dibilangnya “makan di tempat kenangan”. *Halahhh. 


Beres makan soto bandung dan pecel ayam (berdua Rp 37.000 ajah), kami cuss ke suatu tempat yang LAGI-LAGI pengen dilewatin: kampus ITB Tamansari. Ngapain? Beli cilok dong ah! Aseli beli cilok, hehehehe. Let me tell you, di depan bank BNI Tamansari (dekat pertigaan ke Kebun Binatang Bandung), ada cilok enak banget. Bubuknya endeus banget, bukan bubuk instan yang sangat-mecin, tapi bumbu bubuk racik bawang putih dan yang pedas. Oh iya FYI, ITB Tamansari ini adalah tempat pertama kita ketemuan. HAHAHA aduuuh dangdut banget yah kita. 

dihapalin ya bang, siapa tau keluar di ujian

Dari ITB, tujuan selanjutnya adalah Lembang. Di hari kedua ini, kami sudah booking kamar Superior di Green Forest Resort & Wedding, jalan Sersan Bajuri, Cihideung Bandung. Published rate di hotelnya kurang lebih Rp 1.000.000++ per malam. Lucky us, pegawai hotel memberikan kami opsi free upgrade kamar di Executive room (published rate: Rp 1.250.000 ++). Gedungnya baru, dan bertema natural minimalis. 

Terima kasih kepada Traveloka, karena kami mendapat best deal dengan membayar Rp 710.000 untuk dua malam. Iya siiis dua malam! Hahahahaha. Sebenarnya bisa lebih murah lagi, tapi kami beli yang free cancellation.


Malam harinya, kami makan malam di Maja House. Seketika merasa seperti naq gawul karena saya sering mendengar nama restoran ini menjadi venue acara-acara hits anak muda. Kami duduk di area luar, dengan kasur tipis, guling dan kaki selonjoran. Dengan suasana temaram dan lagu-lagu chill out, rasanya bersyukur banget yehh ke sini bareng suami. Ihiy.

Saking syahdu dan remang-remang nya, spaghetti aglio olio dan pizza kami nggak bisa difoto dengan layak. Selfie pun nggak ada. Harapan untuk bisa lihat view city light kota Bandung dari Maja House pun sirna karena kabutnya tebal. Hawa nya juga bukan dingin, tapi duingiiiiin banget. 


HONEYMOON DAY 3: Green Forest Resort, The Lodge Maribaya

Jam 10 pagi kami cuss pergi ke The Lodge Maribaya. Dari Green Forest sekitar 1 jam, via pasar Lembang, D’Ranch dan Kebun Bunga Begonia. Kami jalan santai dan lalu lintas terbilang lancar karena hari kerja. Wuuhhh liburan di hari kerja emang paling nyenengin!


Masuk The Lodge, kami bayar tiket parkir masuk Rp 10.000 dan tiket per orang Rp 15.000. Di sini, semua orang sibuk selfie dengan background hutan hijau di belakangnya. The Lodge ini memang jadi tempat foto-foto yang instagramable. Ada 3 spot foto yang ditawarkan, sambil naik sepeda (zip bike), naik ayunan (mountain swing), dan atas pohon (sky tree). Saya sih mau naik semuanya! Tapi ternyata Afid Cuma mau naik sky tree aja hehehe. Jadi kita beli 2 tiket sky tree (@ Rp 15.000) dan 1 tiket mountain swing (@ Rp 20.000) buat saya.

PS: untuk yang pakai rok dan mau naik mountain swing, jangan lupa pake legging ya! Ehehehe. Tidak direkomendasikan juga untuk anak-anak karena lokasinya naik turun. 

Meskipun hari kerja, tapi antriannya cukup panjang dan kami menunggu sekitar 30 menit untuk saya naik ayunan. Kalau sky tree, antriannya nggak lama karena biasanya yang naik adalah pasangan/langsung 2 orang. Di tiap spot foto, kita akan diarahkan gaya nya oleh fotografer. Ada sekitar 5 gaya foto. Foto-foto ini nggak gratis, lho! Untuk 1 file foto yang mau disimpan, kita harus bayar Rp 10.000. Karena menggunakan kamera yang oke, hasil fotonya juga bagus-bagus sampai bingung mana aja yang mau dibayar. Bisa juga minta tolong fotoin oleh teman atau petugas di situ pakai handphone sendiri.

Sebetulnya dari sini kami mau ke Kebun Bunga Begonia, tapi cuacanya sudah mendung dan kemungkinan akan hujan derasss. Ketika lewat juga di sana ada rombongan dengan bus. Pengalaman di The Lodge, antri/jalan-jalan bersamaan dengan rombongan itu tidak nyaman karena terlalu heboh dan bicik. Hahaha. Kamipun memutuskan balik ke Green Forest dan berenang sore di infinity pool nya yang kece itu! Malamnya saya kepingin makan Indomie, dan kami mencari tempat makan sampai ke Setiabudi - Gegerkalong sama dedek-dedek mahasiswa. Spontan ngajak adek yang tinggal di Setiabudi ikutan makan juga di sini.

Our romantic late lunch. Ayam goreng gurih + tahu tempe lalapan sambal, view kolam dan hutan, plus backsound aliran sungai :) Beli di pinggir jalan dan sendok + piringnya bawa dari rumah :))


HONEYMOON DAY 4: Green Forest Resort, Richeese Factory, Toko Oleh-oleh

Alhamdulillah pagi terakhir di Lembang cuacanya panas cerah. Saatnya berenang lagi! Meskipun tetap dingin, tapi nggak se-heboh berenang kemarin sore. Iya lhaaaa, udah mah habis hujan, berkabut pula. Saya sampai menggigil dan demam, hehehe. Di sini jalan-jalan juga ke jembatan goyang di area Green Forest. 



Kami check out sekitar jam 11.30, kemudian langsung ‘turun’ ke Bandung untuk makan siang di Richeese Factory di Jalan Dipati Ukur. Ini bukan tempat biasa karena Richeese adalah salah satu tempat makan yang kita datangi saat pertama kali ketemu bulan Februari 2014. Hahaha, maklumin aja penganten baru ini yaaaa…

di Richeese Factory Dipati Ukur. Tempat yang sama, teman makan yang sama :)


Pengeluaran Honeymoon 4 hari 3 malam:

Green Forest Resort (2 malam)      : Rp 710.000
Tol Bekasi – Pasteur PP                  : Rp 106.000
Photo Box di Origami Jonas            : Rp 40.000
Makan Malam di Balista Sushi        : Rp 90.000
Belanja di Indomaret & jajan            : Rp 150.000
Makan siang di depan BIP               : Rp 37.000
Makan malam di Maja House          : Rp 160.000
Tiket The Lodge dan foto                  : Rp 160.000
Bensin                                                 : Rp 250.000
Makan siang ayam goreng               : Rp 40.000
Makan malam Indomie                      : Rp 70.000
Makan siang Richeese Factory        : Rp 70.000
Oleh – oleh                                          : Rp 219.000
Cuci mobil                                           : Rp 50.000
Tips dan parkir                                    : Rp 70.000

TOTAL: Rp. 2.222.000

Cerita Nengflora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates